Obat untuk Sakit Pinggang

Obat untuk Sakit Pinggang

Sakit pinggang tentunya hal yang sudah biasa kita alami. Penyakit ini biasanya sering diderita oleh orang yang terlalu sibuk bekerja, terlebih untuk orang yang bekerja dengan aktivitas berat. Pastilah sering merasakan penyakit ini. Tahukah kamu apa sebenarnya itu sakit pinggang? Bagaimana penyebab dan gejalanya? Serta bagaimana cara mengobati sakit pinggang? Menurut alodokter.com low back pain atau sakit pinggang adalah sakit pada punggung bagian bawah. Penderita sakit ini dapat mengalami rasa sakit yang hilang timbul maupun terus menerus pada salah satu sisi pinggang atau keduanya. Menurut hellosehat.com sakit pinggang adalah penyakit yang timbul tergantung dengan penyebabnya. Rasa sakit yang ditimbulkan pun beda pada setiap orang. Dengan mengetahui cara mengobati sakit pinggang yang tepat, maka kamu harus mengetahui penyebab dari sakit pinggang tersebut. Apa saja obat yang dapat dikonsumsi sebagai cara mengobati sakit pinggang? Menurut hellosehat.com terdapat beberapa obat yang sering diresepkan oleh dokter, seperti:

  1. Relaksan otot

Ini merupakan obat sakit pinggan yang digunakan dalam kombikasi dengan obat lain untuk sakit punggu yang berhubungan dengan kejang otot. Cara kerja obat ini terfokus pada otak untuk memberitahu otak agar mengendorkan otot yang kaku. Beberapa obat relaksan yang umum adalah carisoprodol, eperison dan cyclobenzaprine. Carisoprodol adalah obat yang digunakan untuk mengatasi nyeri dan ketegangan otot. Ini obat yang bekerja pada jaringan saraf dan otak yang mampu merileksan otot. Eperison adalah obat dengan fungsi untuk mengobati kejang otot. Obat ini hanya dapat dikonsumsi dengan resep dokter. Sedangkan cyclobenzaprine adalah obat yang digunakan secara jangka pendek untuk mengobati kejang otot. Obat ini dapat membandu mengendurkan otot tubuh yang menegang.

  1. Antidepresan

Jenis obat ini biasanya digunakan untuk mengobati depresi. Namun, obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati sakit dengan mengubah senyawa kimia dalam otak, khususnya pada zat serotoni dan norepinefrin. Senyawa kimia ini akan mempengaruhi reseptor nyeri serta reseptor mood. Obat sakit pinggang ini hanya boleh diminum sesuai dengan resep dokter dan hanya untuk jangka pendek saja.

  1. Obat pereda nyeri

Obat-obatan OAINS merupakan kelompok obat yang digunakan untuk meredakan peradangan dan nyeri, seperti ibuprofen dapat meredakan nyeri pinggang yang sudah akut. Obat pereda nyeri lainnya dapat kamu temui dengan mudah di apotek tanpa resep dokter. Kamu harus tahu bahwa menggunakan obat pereda nyeri secara berlebihan dapat menyebabkan efek samping yang serius. Menurut alodokter.com jika obat pereda nyeri yang dijual bebas tidak dapat menangani gejala yang kamu rasakan, kamu dapat mengonsumsi obat pereda nyeri yang lebih kuat seperti meloxicam atau diclofenac. Meloxicam adalah obat yang digunakan untuk merekdan gejala penyakit radang sendi atau arthritis seperti pembengkakan dan nyeri sendi. Sedangkan diclofenac adalah obat yang digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan seperti radang sendi dan nyeri setelah operasi.

Selain minum obat, sakit pinggang juga dapat diatasi dengan beberapa pilihan terapi seperti akupuntur, pijat, chiropractic dan fisioterapi. Akupuntur merupakan teknik pengobatan menggunakan jarum yang ditusukkan pada titik-titik yang tersebar di seluruh tubuh. Chiropractic adalah sebuah prosedur yang efektif untuk mengatasi sakit di area punggung atau tulang belakang lainnya. Seorang chiropractor akan melakukan penekanan pada sendi tulang belakang menggunakan tangan atau alat bantu khusus. Sedangkan fisio terapi adalah proses merehabilitasi seseorang agar terhindar dari cacat fisik melalui serangkaian pencegahan, diagnosis, serta penanganan untuk menangani gangguan penyakit atau cedera.

Itulah hal yang dapat kamu ketahui tentang cara mengobati sakit pinggang.

About: admin


shares